Perawatan permukaan teknologi galvanisasi untuk eksplorasi

Dalam produksi industri, roda kastor, sebagai bagian bergerak yang penting, memerlukan teknologi perawatan permukaan yang sangat penting untuk meningkatkan estetika, daya tahan, dan ketahanan korosi produk. Galvanisasi sebagai perawatan permukaan umum banyak digunakan dalam perawatan permukaan paduan roda kastor. Artikel ini akan merinci beberapa metode umum galvanisasi roda kastor, termasuk galvanisasi sianida, galvanisasi sengat, galvanisasi klorida, dan galvanisasi sulfat. Dirancang untuk memberikan pembaca referensi teknis yang komprehensif.

图 foto1

1. Galvanisasi sianida

Pelapisan galvanis sianida, karena daya dispersinya yang tinggi dan kualitas pelapisan yang baik, pernah menempati posisi penting dalam industri pelapisan listrik. Namun, karena sifat sianida yang sangat beracun dan potensi ancaman terhadap lingkungan, penggunaannya sangat dibatasi. Meskipun demikian, pengembangan proses pelapisan galvanis rendah sianida (mikrosianida) memungkinkan untuk menjamin kualitas produk sekaligus mengurangi bahaya lingkungan. Di bawah proses pelapisan galvanis sianida, kualitas produk sangat baik setelah pelapisan bagian perangkat keras roda kastor. Terutama setelah pelapisan warna dipasivasi, warna tetap cerah untuk waktu yang lama.

图 foto2

2. Istilah dan konsep terkait pengelasan pada besi cor galvanis sengat.

Proses galvanisasi sengat merupakan alternatif ramah lingkungan untuk galvanisasi sianida. Saat ini, proses ini terutama terbagi menjadi seri “DPE” dari Institut Perlindungan Material Wuhan dan seri “DE” dari Institut Guangdian. Keduanya merupakan galvanisasi sengat dengan aditif alkali. Proses ini memiliki karakteristik struktur kisi kolumnar, ketahanan korosi yang baik, dan cocok untuk galvanisasi warna. Formulasi tipikalnya meliputi NaOH, ZnO, dan aditif spesifik. Misalnya, kombinasi “DPE-II” dan etanolamina. Proses ini memerlukan kontrol ketat terhadap komposisi larutan pelapis dan kondisi proses, seperti pH, suhu, dan kepadatan arus, untuk memastikan kualitas pelapisan. Setelah produk keluar dari tangki, produk tersebut harus melalui serangkaian langkah pasca-pemrosesan, seperti pencucian, pemolesan, pasivasi, dan pengeringan, untuk hasil yang optimal.

3. Galvanisasi klorida

Proses galvanisasi klorida banyak digunakan dalam industri pelapisan perangkat keras pengecoran. Persentasenya mencapai lebih dari 40%. Tampilan pasivasi (putih kebiruan atau putih keperakan) dari proses ini sebanding dengan pelapisan krom dan relatif murah. Formulasi tipikal untuk galvanisasi klorida meliputi KCl, ZnCl_2, H_3BO_3 (buffer), dan pencerah khusus. Proses ini sangat cocok untuk pasivasi putih (putih kebiruan, putih keperakan). Di antara keduanya, pasivasi putih keperakan sering dipilih sebagai pilihan pertama karena warnanya yang stabil. Namun, perlu dicatat bahwa lapisan galvanis klorida, jika terpapar udara dalam waktu lama, rentan terhadap perubahan warna. Hal ini memengaruhi tampilan dan ketahanan korosi produk. Oleh karena itu, dalam praktiknya, perlu dilakukan tindakan yang tepat untuk mencegah perubahan warna.

4. Galvanisasi sulfat

Proses galvanisasi sulfat, dengan biaya rendah dan kesesuaiannya untuk pelapisan kontinu (misalnya, kawat, strip, dll.), memiliki tempat dalam industri elektroplating. Formulasi tipikal untuk proses ini meliputi ZnSO₄, H₃BO₃, dan bahan pencerah khusus. Nilai pH galvanisasi sulfat umumnya dikontrol antara 4,5 dan 5,5. Dengan menyesuaikan komposisi larutan pelapisan dan kondisi proses, lapisan dengan ketahanan korosi dan kecerahan yang baik dapat diperoleh. Namun, dibandingkan dengan proses galvanisasi lainnya, galvanisasi sulfat mungkin sedikit lebih rendah dalam hal kilap dan keseragaman lapisan.

kesimpulan

Singkatnya, roda kastor digalvanisasi dengan berbagai teknik. Setiap metode memiliki keunggulan dan cakupan aplikasi yang unik. Dalam praktiknya, pemilihan proses galvanisasi yang tepat harus didasarkan pada lingkungan penggunaan spesifik dan persyaratan kinerja roda kastor. Sementara itu, dengan semakin ketatnya peraturan lingkungan dan kemajuan teknologi pelapisan, proses galvanisasi yang ramah lingkungan, efisien, dan hemat biaya akan menjadi tren perkembangan di masa depan.


Waktu posting: 20 Maret 2025