Dalam lingkungan industri dan komersial modern, roda yang terbuat dari berbagai material banyak digunakan dalam berbagai skenario karena sifatnya yang unik. Mulai dari roda nilon, roda nilon cor (MC), hingga ban karet padat, roda karet lunak, kemudian roda karet sintetis, roda karet sintetis anti-statis, serta roda pompa dan roda besi cor. Masing-masing roda ini unik dan memenuhi berbagai lingkungan permukaan tanah yang kompleks dan persyaratan daya dukung beban. Selanjutnya, kita juga akan membahas beberapa jenis roda lainnya.
Roda polipropilena, umumnya dikenal sebagai roda PP.
Polipropilena adalah material termoplastik yang dikenal karena ketahanan terhadap benturan, korosi, gesekan, tidak meninggalkan bekas, tidak meninggalkan noda, dan tidak beracun. Material ini tidak berbau, tidak higroskopis, dan tahan terhadap banyak zat korosif. Namun, material ini tidak mengandung zat pengoksidasi kuat dan senyawa halogenasi. Roda polipropilena cocok untuk suhu mulai dari -20°C hingga +60°C. Namun, ketika suhu lingkungan di atas +30°C, kapasitas bebannya akan berkurang.
Roda Poliuretan
Poliuretan (TPU) adalah poliuretan termoplastik. Roda ini memiliki inti polipropilen atau nilon. Poliuretan dicetak injeksi sekunder ke tepi luar inti untuk membentuk permukaan roda. Roda poliuretan memiliki sifat yang sangat baik dalam melindungi lantai, menyerap getaran, tidak meninggalkan bekas, tidak meninggalkan noda, elastis, tahan gesekan, dan tahan korosi oleh banyak zat agresif. Selain itu, roda ini juga tahan terhadap air panas dan uap air dalam kondisi tertentu. Hambatan gelindingnya rendah. Cocok untuk berbagai jenis lantai. Warna dapat dibuat sesuai permintaan. Memenuhi berbagai kebutuhan. Roda tunggal poliuretan termoplastik cocok untuk suhu mulai dari -45 °C hingga +90 °C. Namun, kapasitas daya dukung beban menurun pada suhu lingkungan di atas +35 °C.
Roda Elastomer Poliuretan Cor (CPU)
Elastomer poliuretan cor (CPU) adalah elastomer poliuretan termosetting yang dicetak melalui reaksi kimia. Bahan dasarnya meliputi poliol poliester, diisosianat, dan glikol. Jenis roda ini menggunakan inti besi atau aluminium sebagai intinya, dan poliuretan dituangkan di tepi luar inti. Permukaan roda dibentuk dengan pengerasan pada suhu tinggi. Roda poliuretan cor sangat melindungi permukaan tanah, menyerap getaran, tidak meninggalkan bekas, tidak meninggalkan noda, memiliki daya tahan gesekan yang baik, elastisitas yang baik, tahan korosi oleh banyak zat agresif, dan tahan UV. Selain itu, roda ini memiliki tingkat kenyamanan pengoperasian yang tinggi, hambatan gelinding yang rendah, dan menghasilkan panas yang lebih sedikit saat dikenai beban dinamis. Warnanya putih. Roda ini cocok untuk suhu mulai dari -30°C hingga +70°C, hingga +90°C untuk jangka waktu singkat, dan pada suhu lingkungan di bawah -10°C, kekakuannya bekerja paling baik.
Roda poliuretan cor (CPU) lainnya
Roda poliuretan cor (CPU) ini juga berbasis pada elastomer poliuretan termosetting yang dicetak dengan reaksi kimia. Dibuat dari poliester poliol, diisosianat, dan glikol. Roda ini memiliki karakteristik melindungi permukaan jalan, tidak meninggalkan bekas, tidak meninggalkan noda, tahan gesekan, elastisitas yang baik, dan tahan terhadap korosi dari banyak zat agresif. Roda ini juga tahan UV, memiliki tingkat deformasi permanen yang sangat rendah, hambatan gelinding rendah, menghasilkan panas lebih sedikit saat dikenai beban dinamis, dan tahan terhadap hidrolisis. Sangat cocok untuk kecepatan tinggi hingga 16 km/jam. Warna dapat disesuaikan sesuai permintaan. Kisaran suhu yang berlaku adalah antara -45°C dan +90°C, dengan waktu maksimum singkat +90°C.
Roda Poliuretan Berbusa (PUE)
Roda poliuretan berbusa (PUE), juga dikenal sebagai poliuretan mikropori, adalah polimer blok. Roda ini dicirikan oleh elastisitas yang baik, dan sifat fisiknya melebihi elastomer mikropori lainnya dengan kepadatan yang sama. Roda poliuretan berbusa memiliki sifat-sifat yang baik seperti kepadatan rendah, ringan, mudah berubah bentuk, mudah dibentuk, tahan benturan, penyerapan akustik yang baik, daya dukung beban tinggi, elastisitas tinggi, ketahanan lipat yang baik, ketahanan tekanan rendah, ketahanan abrasi, ketahanan sobek, ketahanan radiasi, serta penyerapan dan peredaman guncangan. Roda ini memiliki rentang kekerasan yang luas, dari Shore A10 hingga 100, ideal untuk digunakan sebagai material roda kastor.
Secara keseluruhan, setiap roda ini memiliki karakteristiknya masing-masing dalam hal material, kinerja, dan lingkungan yang sesuai. Saat memilih roda, kita perlu mensintesis hal ini berdasarkan skenario dan kebutuhan penggunaan spesifik untuk memastikan bahwa roda yang paling sesuai dipilih. Dengan demikian, roda tersebut bekerja secara optimal.
Waktu posting: 04-03-2025
