Roda kastor, perlengkapan aksesori perangkat keras umum dalam kehidupan sehari-hari, apakah Anda memahami terminologinya? Jari-jari rotasi kastor, jarak eksentrisitas, tinggi pemasangan, dll., apa sebenarnya arti semua itu? Hari ini, saya akan menjelaskan secara detail terminologi profesional tentang roda kastor ini.
1. Tinggi pemasangan: ini mengacu pada jarak vertikal dari tanah ke posisi pemasangan peralatan.
2. Jarak pusat kemudi braket: jarak horizontal antara garis vertikal paku keling tengah dengan pusat inti roda adalah jarak pusat kemudi braket.
3. Jari-jari putar: jarak horizontal dari garis vertikal paku keling tengah ke tepi luar ban, jarak yang tepat dapat membuat roda kastor mencapai kemudi 360 derajat. Kewajaran jari-jari putar berhubungan langsung dengan umur pakai roda kastor.
4. Jarak eksentrisitas: jarak antara sumbu kemudi braket dan sumbu kemudi roda tunggal disebut jarak eksentrisitas. Semakin besar jarak eksentrisitas, semakin fleksibel rotasi caster, tetapi kapasitas angkutnya berkurang correspondingly.
5. Beban bergerak: roda kastor dalam pergerakan kapasitas menahan beban, juga dikenal sebagai beban bergerak. Beban bergerak bervariasi sesuai dengan standar dan metode eksperimental pabrik yang berbeda, dan juga dipengaruhi oleh material roda. Kuncinya terletak pada apakah struktur dan kualitas penyangga dapat menahan benturan dan guncangan.
6. Beban benturan: kapasitas daya dukung beban sesaat dari roda kastor ketika peralatan terkena benturan atau guncangan dari penanggung beban.
7. Beban statis: Roda kastor dalam keadaan statis dapat menahan beban. Beban statis umumnya harus 5-6 kali beban penggerak, dan minimal 2 kali beban benturan.
8. Fleksibilitas pergerakan: Faktor-faktor yang memengaruhi fleksibilitas pergerakan roda kastor meliputi struktur braket, pemilihan baja braket, ukuran roda, jenis roda dan bantalan, dan sebagainya.
Waktu posting: 20 Mei 2024


